Minggu, 13 September 2015

Pengambilan Keputusan dalam Manajemen



KASUS

Pak Darwin adalah seorang Manajer Keuangan pada PT. Arta. Pekerjaan pada devisi keuangan mengharuskan Pak Darwin harus cermat dalam menginvestasikan serta mengolah keuangan pada PT. Arta. Pada saat itu diharuskan penggantian mesin di pabrik dan harus menghitungan dengan cermat sebelum melakukan investasi pada mesin yang akan dibeli agar investasi yang dilakukan tidak merugikan perusahaan.  Maka Pak Darwin harus melakukan keputusan untuk menginvestasikan keuangan perushaan secara cermat.

TEORI
Pengambilan keputusan adalah proses dalam manajerial,yang secara universal pengambilan keputusan merupakan alternatif dalam pemecahan masalah. Selain itu pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seorang manajer menjadi tolak ukur keefektifan mereka. Pengambilan keputusan (decisionmaking)  diproses oleh pengambil keputusan (decision maker) yang hasilnya keputusan. Keputusan yang diambil akan menimbulkan aktivitas dan ataupun mengakhiri aktivitas.
Beberapa Pengertian Pengambilan Keputusan Menurut Para Ahli, Sebagai Berikut:

1.G. R. Terry : Mengemukakan bahwa pengambilan keputusan adalah sebagai pemilihan yang didasarkan 
kriteria tertentu atas dua atau lebih alternatif yang mungkin.
2.P. Siagian : Pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan sistematis terhadap suatu masalah,
pengumpulan fakta dan data.
3. Horold dan Cyril O’Donnell : Mereka mengatakan bahwa pengambilan keputusan adalah      
pemilihan diantara alternatif mengenai suatu cara bertindak yaitu inti dari perencanaan, suatu
rencana tidak dapat dikatakan tidak ada jika tidak ada keputusan, suatu sumber yang dapat
dipercaya, petunjuk atau reputasi yang telah dibuat.
4.Claude S. Goerge, Jr : Mengatakan proses pengambilan keputusan itu dikerjakan oleh
kebanyakan manajer berupa suatu kesadaran, kegiatan pemikiran yang termasuk pertimbangan,
penilaian dan pemilihan diantara sejumlah alternatif.

Tipe Pengambilan keputusan ( Decision making) : adalah tindakan manajemen dalam pemilihan
alternative untuk mencapai sasaran.


 Keputusan dibagi dalam 3 tipe :
  • Keputusan terprogram/keputusan terstruktur yaitu keputusan yang berulang- ulang dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan dilakukan terutama pada manjemen tingkat bawah.
  • Keputusan setengah terprogram / setengah terstruktur yaitu keputusan yang sebagian dapat diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin dan sebagian tidak terstruktur. Keputusan ini  seringnya bersifat rumit dan membutuhkan perhitungan - perhitungan serta analisis yg terperinci.
  • Keputusan tidak terprogram/ tidak terstruktur yaitu keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan luar.


KASUS & TEORI
Tipe pengambilan keputusan yang di lakukan oleh pak Darwin adalah keputusan setengah terprogram  / setengah terstruktur. Dalam tipe pengambilan keputusan, keputusan setengah terprogram ini dapat di program dan berlangsung rutin. Keputusan ini sifatnya rumit dan membutuhkan perhitungan serta analisis yang terpirinci dalam pengambilan keputusan agar seorang manajer tidak salah langkah dan tidak membuat keruigan kepada perusahaan.

KESIMPULAN
Pengambilan keputusan sangat penting dalam manajemen dan merupakan tugas utama dari seorang pemimpin (manajer). Pengambilan keputusan merupakan proses pemilihan tindakan tertentu dari suatu masalah dan keputusan. Pengambilan keputusan merupakan salah satu fungsi manajemen dimana pihak terkait melakukan pertimbangan dan menjatuhkan pilihan yang meliputi merumuskan masalah, menganalisa masalah, menentukan dan mengembangkan alternatif, mengambil tindakan berdasarkan hasil pertimbangan, dan melakukan evaluasi. Pengambilan keputusan sangat dibutuhkan sebagai salah satu pemecahan masalah dalam kegiatan manajemen. Hal ini diharapkan dapat membantu kegiatan-kegiatan organisasi dalam mencapai tujuan organisasinya. Dengan kata lain, pengambilan keputusan dimaksudkan untuk memecahkan masalah dalam kegiatan organisasi. Keputusan dapat dilakukan secara mendadak, hal ini bisa dikarenakan keadaan yang tidak memungkinkan untuk merumuskan keputusan terlebih dahulu; dan pengambilan keputusan yang didasarkan pada kegiatan rutin sehingga dapat dirumuskan terlebih dahulu

SARAN
Pengambilan keputusan baik dalam organisasi, perusahaan, maupun dalam lembaga pemerintahan yang berhubungan dengan proses manajemen merupakan bagian dari kegiatan manajemen yang sangat vital berkaitan dengan hari depan/masa yang akan datang, dimana efeknya atau pengaruhnya berlangsung cukup lama. Karena itu setiap aspek dari pengambilan keputusan haruslah diperhatikan dengan saksama tanpa meninggalkan sedikitpun celah

DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar