Kasus
Ary
adalah seorang pelajar si sebuah skolah menangah atas di jakarta sekarang dia
telah duduk di bangku kelas 3. Pada saat awal masuk ary dikenal sebagai anak
baik dan sopan santun dan kebiasaan yang baik yang diajarkan oleh keluarganya
pun diterapkan saat disekolahnya. Namun setelah ia naik ke kelas 2, sifatnya
berubah dratis. Itu semua karena dia memiliki teman baru, teman-temannya
dikenal sebagai anak2 yang kurang baik di sekolahnya. Akhirnya pun ary berubah
menjadi peribadi yang kurang baiik. Dia sering kali membolos, telat datang
kesekolah, semangat belajarnya pun menurun, nilai- nilai di sekolahnya pun juga
menurun, tidak ada sopan satunnya terhadap guru atau teman yang lainnya, dan
masih banyak lagi. Namun setelah sekarang dia duduk di kelas 3 dia mulai sadar
akan perbuatannya yang tidak baik saat duduk di kelas 2. Akhirnya dia pun
memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi, menjadi seseorang yang mengerti etika
dimanapun dia berada, tidak mudah terpengaruh orang lain yang tidak baik. Dan
selalu menerapkan kebaikan seperti yang diajarakan oleh keluarganya. dan dia
mempunyai tujuan untuk luus menjadi pelajar terbaik di sekolahnya. Maka dari
itu dia melalui proses untuk mencapai tujuannya. Dengan dia belajar dengan disiplin di sekolah,tekun belajar, selalu
memperhatikan guru saat belajar disekolah, aktif di dalam kelas, berprestasi di
sekolahnya, meningkatkan nilai belajarnya disekolah, semangatt dalam belajar
dan ia juga menambahkan jam belajar di luar sekolah seperti ia mengikuti bimbel
untuk meningkatkan kualitas belajarnya. Dan dia berharap semoga dengan itu
semua ia tujuan yang ia harapkan akan tercapai.
Teori
A. Personality (
kepribadian )
Kepribadian adalah sekumpulan cara bagaimana seorang
individu beraksi dan berinteraksi dengan orang lain. Kepribadian merupakan
determinan paling penting bagi individu, karena kepribadian menentukan
bagaimana seorang individu berpikir, berperilaku, dan berperasa dalam berbagai
macam situasi yang berbeda-beda. Konsisten dalam seiap perilaku merupakan
pembentukan sebuah perilaku seseorang. Potensi yang ada pada seseorang
berpengaruh besar terhadap perfom seseorang. Bahkan perilaku lah yang akan
menentuka sebuah kepribadian.
Ada beberapa
faktor yang dianggap berpengaruh terhadap kepribadian seseorang yaitu :
1.
Keluarga ( keturunan )
Merujuk pada
faktor genetika seseorang, misalnya yang berkaitan dengan fisik, yaitu tingi
badan, warna kulit, warna rambut, warna mata, sifat-sifat, dan bahkan
penyakit-penyaki tertentu.
2.
Lingkungan
Lngkungan
memiliki pengearuh yang cukup besar dalam kepribadian seseorang, karena dalam
lingkunganlaj seorang pribadi dapat menangkap nilai-nilai atau norma yang akan
diterapkan kehidupannya. Dan terkadang lingkungan pun dapat membuat pribadi
yang buruk ketika kita beda di lingkungan yang tidak baik.
3.
Gabungan ( konvergensi )
Seseorang
akan menurunkan pola asuh dari orag tua atau keluarganya dn akan mendapatkan
pengaruh dari lingkungan. Pada pendekatan ini merupakan gabungan dari 20% gen
dan 80% lingkungan. Yang menyatakan lingkungan berpengaruh besar pada perilaku
seseorang pribadi.
B.
Value (nilai)
Nilai
adalah menunjukkan alasan dasar bahwa cara pelaksanaan atau keadaan akhir
tertentu lebih disukai secara pribadi atau sosial dibandingkan cara pelaksanaan
atau keadaan akhir yang berlawanan. NIlai memuat elemen pertimbangan yang
membawa ide-ide seorang individu mengenai hal-hal yang benar, baik, atau
diinginkan. Nilai memiliki sifat isi dan intensitas. Sifat isi, menyampaikan
bahwa cara pelaksaan atau keadaan akhir dalam kehidupan adalah penting. Sifat
intensitas, menjelaskan betapa pentingnya hal tersebut .
Nilai
Merupakan keyakinan dasar yang menjadi dasar sikap dan perilaku seseorang.
Nilai terbagi menjadi 2, yaitu :
- Terminal Values
- Nilai yang ingin dicapai, atau yang menjadi tujuan akhir
- Instrument Values
- Nilai-nilai atau sesuatu yang digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan (terminal values)
Teori
dan Kasus
Etika
merupakan cermin dari kepribadian seseorang. Melalui cara beretika inilah
seseorang dapat menilai dan mengetahui sifat dan ciri kepribadian dari orang
lain. Dalam pembentukan etika ini banyak sekali faktor yang mempengaruhi, baik
itu faktor internal maupun eksternal. Sifat bawaan dari lahir atau watak
merupakan faktor internal yang paling berpengaruh pada etika seseorang.
Secara ilmiah hal ini disebabkan oleh faktor keturunan atau genetika seseorang.
Sedangkan dari faktor eksternal, etika seseorang sangat dipengaruhi oleh
lingkungan dimana tempat seseorang itu berada. Pada dasarnya kepribadian dari
diri seseorang merupakan cerminan dari kesuksesan. Seseorang yang mempunyai
kepribadian yang unggul adalah seseorang yang siap untuk hidup dalam
kesuksesan. Sebab dalam kepribadian orang tersebut terdapat nilai-nilai posotif
yang selalu memberikan energy positif
terhadap paradigma dalam menghadapi tantangan dan cbaan kehidupan
dimanapun keberadaannya. Sebaliknya, seseorang dengan kepribadian yang rendah
adalah seseorang yang selalu dilingkupi dengan kegagaln. Sebab pada diri
seseorang itu mengalir energy negatif yang terhaap padigma dalam menghadapi
tantangan dan cobaan yang terjadi dalam kehidupannya. Dapat dipastikan bahwa
nilai-nilai kepribadian seseorang mengalami pasang surut seiring dengan besarnya
tantangan dan cobaan yang dihadap. Ada seseorang yang semakin ditempap oleh
tantangan dan cobaan menjadi semakin kuat dan memiliki kepribadian yang lebih,
namun adapun seseorang yang semakin besar tantangan dan cobaan yang dia hadapi
akan menjadi seseorang dengan perilaku yang terpuruk dan mudah putus asa.
Kesimpulan
Seseorang
dapat menilai dan mengetahui sifat dan ciri kepribadian dari orang lain. Dalam pembentukan etika ini banyak sekali faktor yang mempengaruhi, baik
itu faktor internal maupun eksternal. Sifat bawaan dari lahir atau watak
merupakan faktor internal yang paling berpengaruh pada etika seseorang.
Sedangkan dari faktor eksternal, etika seseorang sangat dipengaruhi oleh
lingkungan dimana tempat seseorang itu berada. Pada dasarnya kepribadian dari
diri seseorang merupakan cerminan dari kesuksesan. Seseorang yang mempunyai
kepribadian yang unggul adalah seseorang yang siap untuk hidup dalam kesuksesan
dan dengan proses yang dia jalankan ia akan mencapai tujuan yang diharapkan.
Saran
Setiap orang memiliki kehidupan, sebaiknya kita selalu
menerapkan nilai kebaikan dimanapun kita berada. Jadilah pribadi yang lebih
baik yang bisa dibanggakan dam membanggakan banyak orang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar